Seorang-anak-dengan-bakat-bermain-violin

Bagaimana Mengidentifikasi Bakat Anak Sejak Usia Dini

Parents ingin melihat dan mengidentifikasi minat dan bakat anak sejak dini? yuk baca artikel berikut ini.

Halo Parents! Kita sering lihat film superhero kan? Kadang, kita juga menyajikan film dan cerita tentang kekuatan super pada anak-anak kita. Seringkali anak melontarkan pertanyaan “Apakah aku bisa bisa sekuat Hulk, Bunda?” Atau “Apakah aku bisa merayap di dinding seperti Spiderman?”. Mungkin kita hanya berhenti pada jawaban “Itu hanya di film, Nak”. Jawaban yang berujung pada kekecewaan. 

Pada kenyataanya, manusia dibekali kekuatan yang berbeda-beda. Semacam kekuatan super yang membedakan superhero yang satu dengan yang lainnya. Tidak ada manusia yang benar-benar sama meskipun mereka kembar identik. Kekuatan itu ada manakala bakat setiap orang diasah dengan baik. Seperti kata Abah Rama Royani “I am not perfect, but I am very special and limited edition.” Ya, setiap anak adalah unik dengan kekuatan yang berbeda antara satu dengan lainnya.

Fokus pada kekuatan dan siasati keterbatasan. Meluangkan waktu untuk belajar dan berlatih akan membuat potensi seseorang semakin maksimal. Parents mungkin sering mendengar kata Practice Makes Perfect. Hal itu benar saat hal yang dilatih merupakan bakat yang dimilikinya sehingga memunculkan kekuatan.

4 Hal Penting Dalam Mengindentifikasi Bakat Anak

Lalu, bagaimana cara menumbuhkan kekuatan itu? Ada empat hal yang bisa Parents perhatikan saat mengidentifikasi bakat anak.

Easy (Mudah)

Seorang anak yang memiliki bakat di bidang tertentu akan lebih mudah dan cepat mempelajari hal tersebut. Baginya, sesuatu yang dilakukannya adalah hal yang mudah.

Coba Parents perhatikan, apakah aktivitas yang sedang dilakukan ananda dapat dilakukannya dengan tempo yang relatif cepat dan hasilnya baik. Hal itu bisa jadi tanda bahwa aktivitas yang dilakukan merupakan bagian dari bakat ananda. Dengan begitu, Parents bisa mencoba mengembangkannya agar menjadi kekuatan dengan melakukan aktivitas tersebut berulang-ulang.

Enjoy (Menyenangkan)

Ciri paling menonjol dari anak yang berbakat adalah mampu melakukan aktivitas tertentu dengan baik dan menyukai hal yang sama secara terus-menerus. Matanya akan terus berbinar saat mengerjakannya. Ada semangat untuk terus meningkatkan kemampuannya menjadi semakin baik. Dorongan alamiah yang sering kita sebut sebagai fitrah atau bawaan sejak lahir memacu untuk terus belajar.

Terkadang tekanan dan paksaan akan membuat seorang anak kurang suka dengan bidang tertentu. Parents hanya perlu memberi kesempatan ia bermain dan berinteraksi dengan teman sebaya, sekaligus juga mendorong ia terus berlatih, maka akan semakin terasah bakatnya.

Anak berprestasi memang membanggakan orang tua, tetapi anak happy akan berkembang menjadi pribadi yang sehat dan tentu akan memberi kebahagiaan yang berlipat-lipat untuk Parents.

Jadi Parents, sangatlah penting bagi ananda untuk menemukan aktivitas yang menyenangkan, salah satunya dengan cara mengerjakan Project STEAM bersama Parents, membuatnya bersemangat dan mampu mengasah bakatnya agar menjadi bagian dari kekuatan.

Excellent (Berkualitas Tinggi)

Perasaan tertarik terhadap sesuatu akan mendorong seseorang untuk mencari tahu lebih banyak. Ananda akan lebih sering melakukannya dengan dorongan dan rasa ingin  tahu yang besar yang biasa kita sebut sebagai minat.

Minat bisa saja tumbuh pada setiap orang bahkan pada seseorang yang bahkan tidak memiliki bakat di bidang tersebut. Namun dengan bakat yang dimiliki, minat akan berubah menjadi kekuatan  yang menghasilkan Sumber Daya yang berkualitas tinggi.

Jadi Parents, pilihlah aktifitas yang diminati ananda untuk bisa menghasilkan  sesuatu yang terbaik dari dalam dirinya.

Earn (Menghasilkan Manfaat)

Menemukan bakat seseorang sejak usia anak-anak bukan untuk membuatnya menjadi versi kedua dari orang lain. Anak dengan bakat tertentu pada akhirnya diharapkan mampu menjalankan peran spesifik dalam kehidupannya. Bakat yang dimilikinya akan mendorongnya untuk senantiasa memberi banyak manfaat bagi kehidupan.

Parents, terkadang kita terlalu terburu menyimpulkan bakat yang dimiliki ananda. Hebat dalam melakukan sesuatu belum tentu bakat. Karena bakat membutuhkan passion atau semangat dan enjoy saat melakukannya. Serta membuat ananda selalu bahagia dan tampak keren saat melakukannya.

Setiap anak memiliki sifat unik sehingga akan ada banyak aktivitas yang relevan dengan ananda. Parents akan menemukan sesuatu yang konsisten dan akan menemukan bakat dominan ananda. 

Kita tahu akan ada banyak profesi masa depan yang belum ada saat ini. Maka mengobservasi bakat dan mengizinkan ananda mencoba beragam kegiatan akan sangat diperlukan guna membantu mengarahkan ananda mencapai cita-cita dan menempatkan sesuai peran yang diberikan olehNya.

Salam semangat membersamai!

1 thought on “Bagaimana Mengidentifikasi Bakat Anak Sejak Usia Dini”

Leave a Comment

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.
Forgot Password
Enter your email address or username and we’ll send you instructions to reset your password.