Kids Doing Project Together

Mengenal Apa Itu Project Based Learning

Mengenal Apa Itu Project Based Learning – Apakah Parents masih ingat bagaimana rasanya berada di ruangan sekolah?

Duduk di kelas, mendengarkan guru menjelaskan mata pelajaran, lalu menghafal sebanyak yang Parents bisa dan mencoba untuk lulus ujian akhir. Apabila sekarang Parents membayangkan dan memikirkan lagi suasana di kelas dulu, bukankah sebenarnya cukup membosankan?

Oke, bagi sebagian orang mungkin sistem pembelajaran seperti itu tidak membosankan, tapi apakah sudah cukup baik?

Sekolah dan kegiatan belajar mengajar hari ini seharusnya bisa lebih menarik dan efektif, dengan memfokuskan siswa pada pekerjaan/tugas yang penting.

Penjelasan Apa Itu Project Based Learning (PBL)

Kita sebagai orang dewasa, sudah sering terlibat dalam dunia proyek. Baik itu dalam bentuk tugas pekerjaan di kantor, perbaikan rumah atau perencanaan pernikahan.

Kita sudah terbiasa secara aktif memecahkan masalah. Anak-anak kita pun nanti ketika dewasa harus dapat memecahkan masalah. dan kita sebagai pendidik harus dapat mempersiapkan mereka sejak dini.

Sayangnya, sistem pembelajaran tradisional hanya menuntut siswa untuk menghafalkan semua teori. Kemudian siswa menggunakan hafalan tersebut sebagai parameter kelulusan melalui ujian akhir.

Teori yang mereka hafalkan akan terlupakan setelah mereka lulus sekolah, bahkan tidak sampai menunggu lulus sekolah. Banyak siswa yang lupa dengan apa yang sudah mereka pelajari kemarin. Ini karena siswa tidak memahami, tidak mengerti secara mendalam mengenai ilmu yang mereka dapatkan, tidak ada yang melatih mereka untuk terlibat secara aktif untuk memecahkan masalah yang nyata (real world problem).

Baca Juga  Mengenal Apa Itu STEM dan STEAM?
siswa bosan dengan sekolah tradisional
Ilustrasi siswa merasa bosan dan tertekan

Mengutip dari Wikipedia:

Pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning  adalah metoda pembelajaran yang  menggunakan proyek/kegiatan sebagai media.  Peserta   didik melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan  informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar.

wikipedia

Nah, dari penjelasan Wikipedia tersebut pun sudah terlihat kan perbedaan antara Sistem Pembelajaran Tradisional dengan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)?

Project Based Learning Dan Sistem Pembelajaran Tradisional, Apa Perbedaannya?

Perbedaan antara Sistem Pembelajaran Tradisional dan Project Based Learning adalah terletak pada peran siswa. Pada Sistem Pembelajaran Tradisional, pengajar memperlakukan siswa sebagai obyek, tempat menampung semua ilmu teori. Sedangkan pada Project Based Learning, siswa berperan sebagai subyek

Pembelajaran tradisional menuntut untuk menghafal teori sebanyak mungkin tetapi sangat sedikit melibatkan siswa dalam proyek dan memecahkah masalah yang nyata. Sedangkan pada Project Based Learning adalah tidak seperti itu.

Dalam pembelajaran berbasis proyek, siswa/peserta didik tidak hanya terlibat secara langsung dalam “real project” tetapi juga melakukan investigasi (penyelidikan) melalui pertanyaan terbuka, menerapkan pengetahuan untuk menghasilkan produk. Selain itu, dengan sistem pembelajaran ini bertujuan agar peserta didik yang lebih aktif dalam pembelajaran dengan bekerja sama dalam satu kelompok.

Harapannya dengan pembelajaran berbasis proyek, peserta didik akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang bermakna untuk jangka panjang.

Dengan memfokuskan siswa pada sebuah proyek, berarti guru atau tenaga pengajar menempatkan mereka pada jalur yang akan memperdalam pengetahuan mereka dan membangun keterampilan yang mereka perlukan di masa depan.

Berikut adalah gambaran mengenai apa itu PBL dalam bentuk video:

Video penjelasan tentang PBL

Perbedaan Antara Proyek Dan Pembelajaran Berbasis Proyek

Lho? Memang Project dan Project Based Learning itu berbeda yah?

Baca Juga  STEAM, Metode Belajar Kekinian Penghasil SDM Berkualitas

Proyek, memiliki keterbatasan dalam hal ruang lingkup dan durasi nya. Proyek adalah cara yang bagus untuk belajar mengenai hal-hal yang siswa sudah ketahui sebelumnya.

Dalam Project Based Learning, siswa belajar melalui proyek.

Para siswa berdiskusi tentang masalah yang sedang terjadi di dunia nyata, saling mengajukan pertanyaan yang mana jawabannya tidak tersedia di Google dan tidak ada jawaban yang salah.

Saat siswa membuat pesawat dari kertas untuk mendemonstrasikan bagaimana pesawat take-off dan landing, itulah proyek.

Namun, Ketika siswa membuat pesawat dari kertas, lalu diajak berdiskusi mengenai ilmu dibalik landing dan take-off nya sebuah pesawat, berdiskusi dengan insinyur maupun dengan pilot secara langsung, itulah contoh dari Project Based Learning.

Video berikut ini menjelaskan secara baik mengenai perbedaan antara Project dan PBL:

Video menjelaskan perbedaan antara Project dan PBL

Hompimpaa dan Project Based Learning (PBL)

Hompimpaa menyediakan program belajar yang seru dan bermakna di rumah dengan sistem pembelajaran Project Based Learning dalam bentuk kelas dan workshop online serta program-program offline untuk anak usia pra sekolah, anak usia TK dan anak usia SD, dipadukan dengan Project STEAM dengan berbagai macam pilihan tema.

Di setiap kelas online Hompimpaa, Ananda dan Parents akan mendapatkan hal-hal berikut:

  1. Ananda dapat mengamati dan mempelajari banyak hal sesuai tema kelas melalui video animasi, video tur, maupun story telling.
  2. Parents dan Ananda akan diajak mengerjakan project STEAM bersama di rumah.
  3. Parents dan Ananda akan mendapatkan material untuk mendukung pengerjaan project STEAM tersebut.
  4. Ananda akan bertemu dan diajak berdiskusi dengan Pilot, Astronot, Pemadam Kebakaran, Insinyur dan berbagai profesi lain sesuai dengan tema kelas.
  5. Parents akan mendapatkan session khusus untuk berdiskusi bersama dengan pakar.
Baca Juga  Mengenal Apa Itu STEM dan STEAM?

Dengan mengikuti Kelas Online Hompimpaa, Kids Workhsop Hompimpaa maupun program-program offline kami, berarti Parents dan Ananda sudah ikut menggunakan metode belajar Project Based Learning.

Harapan kami, dengan mengikuti program-program Hompimpaa, Parents dan Ananda akan menemukan minat dan potensi Ananda, mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam tentang hal yang mereka sukai, serta dapat menjadi inspirasi untuk menjadi pembelajar seumur hidup.

Related Articles

Responses

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.